Juventus mengutuk pelecehan rasis terhadap gelandang AS Weston McKennie setelah kemenangan pembuka m

Juventus mengutuk pelecehan rasis terhadap gelandang AS Weston McKennie setelah kemenangan pembuka m

Juventus Mengutuk Pelecehan Rasial terhadap Gelandang AS Weston McKennie Setelah Kemenangan Pembuka Musim

TURIN, Italia (AP) — Gelandang AS Weston McKennie menjadi sasaran pahamrasial setelah Juventus menyelesaikan kemenangan pembuka musim 2-0 atas Parma di Serie A, klub Italia tersebut mengatakan pada hari Minggu.

Juventus memposting pernyataan di media sosial yang mengatakan McKennie menjadi sasaran "commentarasisme yang bersifat rasis oleh individu-individu di sektor penonton tamu" sementara ia sedang pendingin bersama rekan-rekannya di lapangan.

Juventus sangat mengutukInsiden ini dan segala bentuk rasisme, dan akan memastikan kerja sama penuh dengan otoritas keadilan olahraga untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab," bunyi pernyataan Juventus tersebut.

McKennie, yang bergabung dengan Juventus pada tahun 2020, masuk sebagai pemain pengganti di akhir pertandingan di Turin, dimana penyerang Kanada Jonathan David mencetak gol dalam debut Serie A-nya untuk Juventus.

Parma Melepaskan Pernyataan

Parma juga melepaskan pernyataan pada hari Senin.

Parma Calcio, merujuk pada kejadian yang terjadi semalam setelah pertandingan di Allianz Stadium di Turin, dengan tegas mengutuk semua bentuk rasisme dan diskriminasi, baik di dalam maupun di luar lapangan," bunyi pernyataan tersebut.

Intoleransi rasial, atau segala bentuk perilaku kasar lainnya, TIDAK PERNAH ditoleransi atau dapat diterima dan oleh karena itu harus ditangani, dilawan, dan dikutuk setiap saat.

Insiden Sebelumnya

Pada tahun 2023, Fiorentina получилpenangguhan sebagian禁止球迷入场 setelah penonton mengarahkan chant rasis dan diskriminatif kepada McKennie dan pemain-pemain Juventus lainnya.

Insiden hari Minggu tersebut merupakan yang terbaru dalam serangkaian tuduhan rasisme dalam sepakbola Eropa.

Presiden FIFA Gianni Infantino minggu lalu menggambarkan dua insiden dugaan pelecehan rasis yang menghiasipertandingan German Cup sebagai hal yang "tidak dapat diterima.

Komentar Infanino tersebut menyusul tuduhan bahwa Schalke pemain Christopher Antwi-Adjei menjadi sasaran pelecehan rasial di pertandingancup melawan Lokomotive Leipzig dan pemain pengganti Kaiserslautern menjadi korban pelecehan rasial saat sedang pemanasan dipertandingan melawan RSV Eintracht.

Polisi Inggris menangkap seorang pria dengan tud

Berita Serie A lainnya: